Harapan untuk menggelar kompetisi renang di Renang Sungai Seine pada Olimpiade Paris 2024 sempat diiringi kekhawatiran serius. Kekhawatiran ini berubah menjadi kenyataan pahit ketika beberapa atlet, termasuk atlet Olimpiade, mengalami muntah parah setelah berenang di sungai yang ikonik namun masih menghadapi masalah kualitas air. Insiden ini mempertanyakan kelayakan Seine sebagai venue olahraga berskala internasional.
Sebelum Olimpiade, pemerintah Prancis telah menginvestasikan miliaran Euro untuk membersihkan Renang Sungai Seine, dengan janji akan membuatnya aman untuk berenang. Bahkan, pejabat tinggi, termasuk Walikota Paris, melakukan aksi berenang untuk meyakinkan publik. Namun, laporan dari para atlet yang sakit mengindikasikan bahwa upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil mencapai standar yang aman.
Salah satu atlet triathlon asal Kanada, Tyler Mislawchuk, mengungkapkan pengalamannya yang mengerikan. Ia muntah berkali-kali setelah menyelesaikan lomba di Renang Sungai Seine. Pengakuan serupa juga datang dari atlet lain, termasuk atlet Jerman Leonie Beck, yang mengalami gangguan pencernaan parah, memicu kekhawatiran besar tentang kesehatan dan keselamatan para peserta.
Penyebab utama dari masalah ini diyakini adalah tingkat bakteri E. coli dan enterococci yang masih tinggi di Renang Sungai Seine, terutama setelah hujan deras. Sistem drainase Paris yang tua terkadang masih mengalirkan air limbah mentah ke sungai saat curah hujan tinggi, menyebabkan lonjakan kontaminasi bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.
Organisasi olahraga internasional seperti World Aquatics telah menetapkan ambang batas aman untuk kualitas air. Namun, beberapa pengujian menunjukkan bahwa tingkat bakteri di Seine melampaui batas tersebut pada periode tertentu, bahkan hingga sepuluh kali lipat dari standar yang diizinkan, menyebabkan penundaan atau pembatalan sesi latihan.
Insiden muntah dan sakit pada atlet ini membawa sorotan tajam terhadap janji-janji Paris untuk Olimpiade yang berkelanjutan dan sehat. Meskipun ada upaya pembersihan masif, realitas kualitas air Renang Sungai Seine masih menjadi tantangan serius yang harus diatasi untuk memastikan keselamatan atlet di masa depan, terutama jika sungai ini akan dibuka untuk publik pada 2025.
Bagi para atlet, berpartisipasi dalam Olimpiade adalah puncak karier mereka. Namun, risiko kesehatan yang tidak terduga akibat kualitas air yang buruk bisa merenggut impian dan bahkan membahayakan nyawa. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi penyelenggara event olahraga besar di perairan terbuka.
