Menjaga performa di dalam kolam renang tidak hanya soal teknik ayunan tangan atau kekuatan tendangan kaki, tetapi juga sangat bergantung pada apa yang dikonsumsi atlet sebelum menyentuh air. PRSI Denpasar menyadari bahwa banyak perenang muda yang sering mengabaikan asupan nutrisi di pagi hari karena alasan terburu-buru atau takut merasa mual saat berlatih. Oleh karena itu, inisiatif menyelenggarakan workshop nutrisi menjadi langkah strategis untuk mengedukasi para atlet dan orang tua mengenai pentingnya bahan bakar tubuh yang tepat. Memahami menu sarapan ideal bukan sekadar tentang rasa, melainkan tentang keseimbangan makronutrisi yang dapat menunjang intensitas latihan yang tinggi.
Dalam sesi workshop ini, para ahli gizi olahraga menekankan bahwa latihan pagi membutuhkan asupan karbohidrat kompleks yang mudah dicerna agar energi dapat dilepaskan secara bertahap selama sesi berlangsung. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber glikogen otot, sementara sedikit protein membantu dalam proses pemulihan jaringan yang bekerja keras. Pemberian edukasi ini bertujuan agar para perenang di bawah naungan PRSI Denpasar memiliki ketahanan fisik yang lebih stabil dan tidak cepat mengalami kelelahan otot di tengah program latihan.
Salah satu fokus utama dalam bahasan ini adalah pemilihan waktu makan. Idealnya, sarapan dikonsumsi sekitar 60 hingga 90 menit sebelum masuk ke kolam guna menghindari gangguan pencernaan. Pilihan seperti bubur gandum dengan pisang, roti gandum panggang dengan selai kacang, atau sereal rendah gula menjadi rekomendasi utama bagi para peserta. Dengan memperhatikan nutrisi yang masuk, seorang atlet dapat mempertahankan fokus mental yang lebih tajam, yang sangat dibutuhkan untuk mengikuti instruksi pelatih dan menjaga teknik renang tetap presisi.
Selain karbohidrat, hidrasi juga menjadi poin penting yang dibahas dalam workshop ini. Banyak orang salah kaprah menganggap bahwa karena renang dilakukan di dalam air, maka risiko dehidrasi menjadi rendah. Faktanya, suhu tubuh tetap meningkat dan keringat tetap keluar meskipun tidak terasa secara langsung. PRSI Denpasar mengingatkan bahwa cairan yang cukup sebelum latihan sangat membantu dalam menjaga kelenturan sendi dan mencegah kram otot yang mendadak. Kombinasi antara makanan padat nutrisi dan hidrasi yang cukup adalah kunci keberhasilan latihan jangka panjang.
