Keamanan dalam fasilitas olahraga air merupakan aspek non-negosiasi yang harus dipenuhi oleh setiap pengelola sarana publik maupun prestasi. Bagi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Denpasar, menjaga kondisi fisik arena pertandingan adalah bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan para atlet dan masyarakat umum. Langkah rehabilitasi yang dilakukan pada area dinding serta permukaan dasar kolam merupakan respons cepat terhadap ausnya material akibat paparan kaporit dan usia pakai yang telah melewati batas optimal.
Kondisi keramik kolam yang pecah atau terangkat (popping) seringkali menjadi ancaman tersembunyi bagi para perenang. Sudut tajam dari keramik yang rusak dapat menyebabkan luka sayat serius pada kaki atau tangan atlet saat melakukan pembalikan (turning) atau saat start. Denpasar, sebagai salah satu pusat pembinaan atlet renang di Bali, memahami bahwa gangguan sekecil apa pun pada struktur fisik kolam dapat merusak fokus mental atlet yang sedang menjalani latihan intensitas tinggi. Oleh karena itu, penggantian material dilakukan dengan spesifikasi antiselip yang memiliki daya rekat tinggi.
Proses perbaikan ini tidak hanya menyentuh aspek estetika, tetapi juga kekuatan struktural. Dinding kolam yang mengalami keretakan rambut dapat memicu kebocoran halus yang merugikan secara operasional dalam jangka panjang. Dengan teknologi waterproofing terbaru, PRSI Denpasar memastikan bahwa struktur beton di balik lapisan keramik tetap kedap air. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas tanah di sekitar kompleks olahraga, mengingat beban air dalam volume ribuan meter kubik memberikan tekanan hidrostatik yang sangat besar terhadap dinding penahan tersebut.
Sebagai bagian dari Rehabilitasi keamanan prioritas, renovasi ini juga mencakup pembersihan sela-sela keramik (nat) yang sering menjadi tempat tumbuhnya lumut atau bakteri jika tidak dirawat dengan benar. Nat yang bersih dan rapat memastikan air tetap higienis dan tidak terkontaminasi oleh partikel kotoran yang terjebak di bawah lapisan lantai. Bagi para pelatih di PRSI Denpasar, fasilitas yang bersih secara visual dan aman secara teknis akan meningkatkan kepercayaan diri atlet muda untuk melakukan gerakan-gerakan eksplosif di dalam air tanpa rasa takut akan cedera fisik akibat infrastruktur yang buruk.
